Kalau
membaca tulisan ini, maka yang anda baca pada dasarnya adalah dokumen HyperText
Markup Language (HTML). Itu adalah tipe dokumen yang digunakan untuk membuat
halaman web yang ditemui pada berbagai situs web. Cara membuat HTML relatif
sederhana dan hanya membutuhkan aplikasi text editor, seperti notepad di
Windows. Untuk produktifitas lebih baik, saya sarankan untuk menggunakan text
editor dengan fitur yang dapat menandai kode HTML dengan variasi warna,
seperti aplikasi Notepad++ yang harus diinstal terlebih dahulu.
Untuk mulai
membuat HTML, pertama-tama mari kita lihat bagaimana struktur minimal dari
dokumen HTML dibawah ini:
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
|
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta charset=”utf-8”>
<title>Cara Membuat HTML | 9trilliun.com</title>
</head>
<body>
<h1>Cara Membuat HTML</h1>
<p>Contoh Struktur Minimal Dokumen HTML</p>
</body>
</html>
|
Simpan
dokumen diatas dari teks editor dengan nama index.html. Pada bagian
paling atas contoh dokumen HTML terdapat teks <!DOCTYPE html> yang
merupakan deklarasi doctype. Deklarasi tersebut adalah cara untuk
memberikan petunjuk ke peramban web (web browser) agar menampilkan
dokumen HTML sesuai dengan standar yang ditentukan oleh World Wide Web
Consortium (W3C), yaitu organisasi yang bertanggung-jawab untuk membuat
standarisasi berbagai teknologi yang digunakan di web, salah satunya adalah
HTML.
Setelah
deklarasi doctype, terdapat teks <html>. Ini disebut dengan tag.
Seperti yang bisa dilihat pada contoh dokumen HTML diatas, ada beberapa tags
berbeda selain <html>. Sebagian besar tag mempunyai
pasangannya, sebagai contoh tag pembuka <html> selalu ditutup
dengan </html> (perhatikan garis miring “/” pada tag penutup).
Tidak semua tag mempunyai pasangan, seperti <meta> yang berdiri
sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar